Awas Produk Pemutih Kulit Berbahaya! Ini Cara Memutihkan Kulit Tubuh Yang Aman

Cara memutihkan kulit tubuh memang selalu jadi topik yang paling hangat di kalangan wanita apalagi standar wanita cantik di Asia termasuk di Indonesia memang mengagungkan kulit yang berwarna putih dan cerah. Namun kulit yang putih tidak bisa jadi milik semua orang karena faktor yang menentukan dan tidak bisa Anda ubah adalah faktor keturunan. Di mana masyarakat Indonesia sebagian besar termasuk dalam ras Melayu Mongoloid dengan ciri khas salah satunya adalah warna kulit yang kuning kecokelatan. Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan kulit yang putih dan cerah, dan yang paling penting adalah bagaimana menjaga agar kulit tetap bersih terawatt meski warna kulit lebih gelap.

Banyak usaha dilakukan wanita dengan mencari cara memutihkan kulit tubuh ini itu sampai-sampai rela mengorbankan resiko kesehatannya dengan menggunakan produk-produk pemutih yang sebenarnya berbahaya. Satu hal yang Anda harus tahu adalah penentu warna kulit pada seseorang adalah pigmennya. Sedangkan pigmen kulit pada masing-masing orang punya kondisi yang berbeda. Jadi perawatan orang lain yang bisa membuat kulitnya lebih putih belum tentu bisa berhasil ketika diterapkan kepada Anda. Ingin tahu perawatan apa yang sebaiknya dilakukan untuk mendapatkan warna kulit yang lebih cerah? Ikuti terus artikel cara memutihkan kulit tubuh berikut ini.

Bagaimana proses kulit bisa menjadi lebih putih?

Anda mungkin pernah mengalami hal seperti ini. Teman ketika dulu waktu jaman sekolah yang punya kulit terlihat gelap kini ketika bertemu setelah bertahun-tahun ternyata sudah menjadi lebih putih. Sebenarnya bagaimana proses perubahan warna kulit secara alami bisa terjadi? Manusia dilahirkan dengan kondisi pigmen-pigmen tertentu. Apabila saat ini Anda punya warna kulit yang lebih gelap, bisa jadi karena Anda dilahirkan dengan kondisi pigmen dominan yang berwarna gelap dibandingkan dengan pigmen terang. Pigmen-pigmen dalam lapisan kulit ini pun bisa menjadi lebih gelap karena beberapa hal, misalnya adalah karena sinar matahari dan juga paparan polusi.

Sinar matahari yang mengandung sinar UV bisa menembus masuk ke dalam kulit dan berpotensi untuk merusak jaringan kulit. Agar tidak berbahaya bagi tubuh, tubuh Anda melakukan mekanisme pertahanan tubuh dengan melepaskan zat melanin (pigmentasi) pada jaringan kulit sebagai penangkal sinar UV agar tidak menjadi bibit kanker kulit. Akibat dari zat melanin ini pigmen-pigmen yang ada pada kulit menjadi lebih gelap. Kulit bisa menjadi lebih gelap juga karena penumpukan sel kulit mati plus debu dan kotoran yang menempel di lapisan kulit luar. Sel-sel di dalam tubuh akan beregenerasi secara rutin namun lapisan sel yang baru ini akan tertutup apabila sel kulit mati dan kotoran yang menempel tidak disingkirkan. Maka dari itulah cara memutihkan kulit tubuh yang paling aman adalah cara-cara yang bisa menghilangkan lapisan sel kulit mati dan kotoran, dan juga memberikan perlindungan kulit dari sinar matahari agar melanin yang dilepaskan tidak terlalu banyak.

Tanda-tanda Anda menggunakan cara memutihkan kulit yang tidak aman

Salah satu cara memutihkan kulit tubuh yang banyak dilakukan oleh wanita di seluruh dunia adalah dengan menggunakan produk-produk yang mengklaim bisa memberikan kulit putih dalam waktu yang singkat. Siapa yang tidak tergoda dengan iming-iming seperti itu. Oleh karena itu bisnis pemutih kulit sudah sejak jaman dulu jadi bisnis yang selalu menguntungkan karena pasarnya tidak pernah habis. Boleh-boleh saja menggunakan produk pemutih namun jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini maka sebaiknya hentikan pemakaian.

Lapisan kulit jadi lebih tipis
Bagaimana bisa produk-produk cara memutihkan kulit tubuh tersebut memberikan klaim kulit bisa jadi lebih putih dalam waktu yang singkat? Jawabannya adalah karena kandungannya mengandung bahan yang bisa menipiskan lapisan kulit dari yang paling luar sehingga membuka lapisan kulit bagian dalam yang warnanya lebih cerah. Bahayanya adalah kulit Anda akan makin rentan dengan efek radikal bebas, kulit yang gampang sensitif dan kemerahan, dan hasilnya kulit jadi putih tidak natural.

Kulit yang mengering dan iritasi
Jika setelah menggunakan produk pemutih Anda merasakan kulit terasa gatal, sering kemeraham, iritasi, mengering hingga mengelupas, artinya ada kandungan berbahaya yang ada pada produk pemutih Anda. Meskipun sudah dilarang di Indonesia, namun masih banyak negara-negara di dunia termasuk Amerika Serikat yang menggunakan bahan kimia mercury dan hydroquinone sebagai cara memutihkan kulit tubuh yang cepat meski kadarnya sudah mulai dikurangi. Kedua bahan kimia ini memang bisa memutihkan kulit dengan cepat namun efek sampingnya adalah kulit yang iritasi, mengelupas, kulit justru lebih mudah untuk berjerawat, dan efek jangka panjangnya bisa menyebabkan kanker, gangguan fungsi organ, dan menyebabkan kelainan pada janin.

Terlihatnya urat-urat nadi pada permukaan kulit
Urat nadi berwarna biru atau hijau umumnya terlihat pada beberapa bagian tubuh misalnya seperti pada bagian dalam lengan, dan juga pada bagian betis. Namun salah satu efek dari produk pemutih yang mengandung bahan berbahaya adalah terlihatnya urat-urat nadi di tempat-tempat yang baru sehingga kulit bukan saja terlihat lebih putih namun juga kesannya transparan. Hal ini disebabkan karena penipisan lapisan kulit akibat proses pemutihan yang tergesa-gesa alias instan. Efek pemakaian jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh.

Bahan aman sebagai cara memutihkan kulit tubuh

Cara memutihkan kulit tubuh yang paling aman adalah dengan membuat ramuan pemutih kulit Anda sendiri. Bahan yang diperlukan sangat mudah ditemukan, mudah untuk diaplikasikan, lebih murah, dan pastinya bebas penggunaan bahan kimia berbahaya. Proses pemutihannya memang lebih lama dibandingkan dengan produk pemutih namun justru ini cara yang aman. Berikut adalah bahan-bahan yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan sel kulit mati dan memutihkan kulit:

1.             Ekstrak citrus.
Anda bisa membuat ramuan pemutih kulit dengan menggunakan ekstrak citrus dengan daging plus kulitnya misalnya pada buah jeruk, jeruk nipis, dan juga lemon. Keluarga citrus sudah dikenal sebagai agen vitamin C dalam kandungan tinggi yang bisa membantu mencerahkan kulit dengan menghambat melanin diproduksi terlalu banyak.

2.             Kojic Acid
Bahan ini banyak digunakan pada produk pemutih buatan Jepang sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan mercury dan hydroquinone. Kojic Acid dihasilkan dari sejenis tumbuhan jamur yang kemudian diolah menjadi bentuk kristal atau bubuk yang juga bisa bekerja sebagai antioksidan alami.

3.             Oatmeal
Oatmeal tidak hanya bisa jadi menu sarapan favorit tapi juga bisa dijadikan cara memutihkan kulit tubuh terutama bagi Anda yang punya masalah dengan kulit berminyak dan jerawat. Oatmeal mengandung bahan anti peradangan untuk memperbaiki kulit yang rusak, oatmeal juga bisa menyerap minyak berlebih yang ada pada kulit, oatmeal juga bisa menjadi bahan scrub alami yang tidak melukai kulit untuk mengangkat sel kulit mati.

Masih banyak sebenarnya bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk membuat sendiri ramuan pemutih kulit tubuh maupun wajah. Pada dasarnya, semua bahan alami yang berguna untuk kulit bisa memberikan manfaat kulit yang lebih cerah dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh kulit agar bisa lebih tahan terhadap efek radikal bebas. Demikian pembahasan yang semoga berguna untuk Anda  mengenai cara memutihkan kulit tubuh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Awas Produk Pemutih Kulit Berbahaya! Ini Cara Memutihkan Kulit Tubuh Yang Aman"

Posting Komentar